Beras Rastra Bulog Jatiragas Bubuk dan Berbau Securitynya Mirip Centeng Bayaran

Oleh: Dadang Aripudin

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Seorang security sebuah gudang Bulog yang ada di Jatiragas Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang mempertontonkan sikap arogansinya terhadap kemerdekaan dan kebebasan pers.

Beras Sejahtera (Rastra) yang dibagikan Bulog Jatiragas dalam kondisi bubuk dan berbau tak sedap

Sikap arogansi itu dipertontonkan saat salah seorang wartawan online di Karawang, Selasa (13/3/18) berniat menemui Kepala Bulog setempat untuk menanyakan perihal pembagian Beras Sejahtera (Rastra) yang kondisinya tak layak dikonsumsi masyrakat karena beras sejahtera tersebut kondisinya bubuk dan berbau tak sedap.

“Pak Kabulognya sedang tidak ada di tempat. Mengenai beras sejahtera yang kondisinya bubuk dan berbau tak sedap, semuanya telah ditarik kembali, “kata seorang security yang diketahui bernama Dede.

Pernyataan bohong yang dilontarkan security arogan itu langsung disanggah oleh Kepala Desa Dawuan Timur, Tatang Sumantri.

“Tidak ada rastra yang ditarik kembali, “ucap Tatang Sumantri, melalui percakapannya dengan wartawan online via ponsel pribadinya dalam kondisi suara yang di loud speaker.

Akibat malu karena kebohongannya diketahui wartawan, security arogan itu kemudian melarang awak media yang mengambil gambar gudang bulog Jatiragas.

Parahnya lagi, security yang gayanya seperti centeng bayaran itu bahkan memaksa wartawan untuk menghapus gambar yang telah diabadikannya.

“Kamu jangan main photo sembarangan, karena ini adalah wilayah saya. Kalau mau mengambil gambar harus ijin dulu. Cepat hapus gambarnya, “bentak centeng bulog Jatiragas itu sambil memaksa merebut ponsel milik wartawan.

Mendengar bentakan kawannya yang dilontarkan kepada wartawan online Karawang, salah seorang security lainnya kemudian menghampiri wartawan tersebut.

“Ada apa ini? Cepat hapus photonya, “bentak security lainnya.

Meski bulog adalah gedung milik negara, namun, gudang beras yang menjadi pertahanan pangan nasional itu masih menjadi lahan basah bagi para pelaku yang mencari keuntungan yang menghalalkan segala cara.

Salah satu strategi yang dimainkan Kepala Bulog Jatiragas untuk menyembunyikan kebobrokannya adalah dengan cara memasang centeng bayaran yang berseragam security.  (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro
Tags:
author

Author: