Jenazah Almarhum Almaghfurlah KH. Mamduh Mastari Masih Terlihat Segar

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Wafatnya KH. Mamduh Mastari Bin Sarian, ulama kharismatik Kabupaten Karawang membawa luka yang mendalam bagi masyarakat di sekitar Purwasuka dan Jabodetabek.

Jenazah Almaghfurlah KH. Mamduh Mastari Bin Sarian masih terlihat segar meski telah 11 jam tutup usia

Ulama kelahiran Kronjo, Tangerang, Provinsi Banten ini dikenal sebagai da’i tegas dan pemberani yang menjadi obor penerang dakwah islam di sekitar wilayah Purwakarta, Subang, Karawang, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

BERITA TERKAIT KLIK DISINI: KH. Mamduh Mastari “Ulama Kharismatik Karawang” Tutup Usia

Informasi yang berhasil dihimpun tintabiru.com menyebutkan, KH. Mamduh Mastari adalah salah satu santri pertama yang mondok di Pondok Pesantren Nihayatul Amal, sebuah Pondok Pesantren Pertama di Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya kota santri di bumi “Kota Pangkal Perjuangan”.

“Beliau adalah salah satu santri generasi pertama di Ponpes Nihayatul Amal yang saat itu diasuh Almagfurlah KH. Busyaeri, “kata Ahmad Hasan, warga sekitar yang kediamannya dekat dengan Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an “Tarbiyatul Wildan”.

BERITA TERKAIT KLIK DISINI: Ada Yang Ganjil Saat Ribuan Jama’ah Iringi Pelepasan Jenazah Almaghfurlah KH. Mamduh Mastari

Dikatakan, karena ketaatan kepada gurunya, maka sosok Mamduh Mastari kemudian menjadi salah satu santri yang sangat diperhatikan oleh Almaghfurlah KH. Busyaeri.

“Karena kepatuhan kepada gurunya, beliau sangat disayang oleh Almaghfurlah KH. Ama Busyaeri. Selepas menyelesaikan pendidikannya di Pondok Pesantren Nihayatul Amal beliau tidak pulang kampung, melainkan membantu mengajar para santri yang menjadi juniornya sampai beliau mendirikan Pondok Pesantren sendiri, “ujarnya.

Pantauan tintabiru.com di rumah duka, meski telah wafat sejak Sabtu (10/3/18) siang sekitar pukul 13:30 WIB, namun jasad Almarhum Almaghfurlah KH. Mamduh Mastari Bin Sarian masih terlihat segar saat salah seorang keluarganya membuka kain kafan yang menutupi jenazahnya pada Minggu (11/3/18) dinihari sekitar pukul 01:00 WIB.

Rencananya, jenazah Almarhum Almaghfurlah KH. Mamduh Mastari Bin Sarian akan disholatkan pada Minggu (11/3/18) pagi sekitar pukul 07:00 WIB dan akan dikebumikan pada pukul 08:00 WIB di pemakaman keluarga. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro
Tags:
author

Author: 

2 Responses

Comments are closed.