Hirup Udara Tercemari Limbah B3 Delapan Warga Ciampel Dilarikan ke Rumah Sakit

Oleh: Riady Hidayat

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Diduga menghirup udara yang tercemari limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3), delapan warga Kampung Mekarmukti Desa Kutamekar Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang, Selasa (13/2/18) sore dilarikan ke Rumah Sakit Delima Asih Johar untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak Kepolisian Polres Karawang didampingi DLHK saat meninjau gudang limbah yang diduga mengandung B3

Kedelapan orang yang diduga menghirup udara yang tercemari limbah B3 batubara itu mengalami gejala sesak nafas, pusing, mual-mual dan muntah-muntah.

“Gudang limbah batubara itu baunya nyesek banget ke paru-paru dan langsung membuat mual-mual kayak mau muntah. Beruntung saat saya menghirup udara di sekitar gudang limbah tersebut, saya langsung menjauh dan segera minum air putih sebanyak-banyaknya sehingga saya tidak ikut dievakuasi ke rumah sakit, “kata Royah, warga Kampung Mekarmukti Desa Kutamekar Kecamatan Ciampel, saat berbincang dengan para wartawan.

Warga Kampung Mekarmukti Desa Kutamekar masih menutup hidung mereka untuk menghindari bau tidak sedap yang berasal dari gudang limbah B3

Dikatakan dia, delapan orang yang dievakuasi ke rumah sakit adalah mereka yang rumahnya berdekatan dengan gudang limbah tersebut namun mereka tetap bertahan berdiam diri di rumahnya masing-masing.

“Yang dievakuasi itu adalah mereka yang menghirup bau limbah dari gudang limbah batubara namun mereka tetap bertahan di kediamannya, sehingga mereka merasakan sesak nafas, mual-mual, pusing dan muntah-muntah, “katanya.

Atas kejadian tersebut, Satuan Reserse dan Kriminal dari Polres Karawang dengan didampingi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang segera melakukan identifikasi dan penyelidikan terhadap limbah batubara yang dibuang di lapak limbah milik warga setempat.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap gudang limbah yang diduga mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tersebut. Mengenai saksi-saksi yang menjadi korban saat ini mereka masih sedang menjalani perawatan, “ujar Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mapasseng.

Dikatakan, saat ini pihak Reskrim Polres Karawang baru mendapatkan laporan secara lisan dari warga setempat yang menjadi korban.

“Kami baru mendapatkan laporan secara lisan dari para korban, tapi jika mereka telah sehat kami akan buatkan laporannya secara tertulis jika mereka telah siap menjalani pemeriksaan, “tambah Maradona.

Maradona menegaskan, pihaknya akan terus menyelidiki asal muasal limbah yang diduga mengandung B3 tersebut hingga sampai menemui titik terang.

“Memang kami telah meminta keterangan dari si pemilik limbah, namun keterangan yang disampaikan bisa jadi tidak valid, “pungkasnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro
Tags:
author

Author: