Selasa, September 25th, 2018

Warga Minta Pemkab Tindak Perusahaan Nakal Jual Limbah B3 Untuk Urugan Tanah

Oleh: Willyanto

KARAWANG, TINTABIRU.COM – Sebuah perusahaan pengolaan limbah B3 disinyalir menjual limbah bekas pembakaran batubara untuk dijadikan sebagai bahan urugan tanah.

Penjualan limbah batubara tersebut dilakukan di sekitar wilayah kecamatan Banyusari dan Wilayah Kabupaten Subang.

Dicurigai, limbah jenis bottom ash (abu dasar) dan fly ask (limbah batubara) itu berasal dari sebuah perusahaan bernama PT. JOBS.

Hendi, salah seorang warga Kecamatan Banyusari mengatakan, aksi penjualan limbah B3 yang berasal dari sisa pembakaran batubara itu menggunakan kendaraan bak terbuka dan dilakukan setiap hari dengan transaksi penjualan di wilayah Kabupaten Karawang dan wilayah Subang yang berbatasan dengan Karawang.

“Pengiriman limbah B3 itu dilakukan setiap hari menggunakan kendaraan bak terbuka, ” katanya pada Sabtu (9/12/17).

Dikatakan, limbah B3 tersebut dijual kepada warga untuk dijadikan sebagai bahan material urugan rumah penduduk.

Hendi juga menjelaskan mengenai harga jual limbah B3 yang berasal dari sisa pembakaran batubara yang berkisar Rp.150 ribu per mobilnya.

Tak hanya soal harga, penjualan limbah B3 yang berasal dari PT. JOBS itu disinyalir telah berlangsung sejak lama.

Khawatir terkena dampak limbah berbahaya dan beracun, warga disekitar Kecamatan Banyusari dan Jatisari berharap, pemerintah Daerah Kabupaten Karawang segera melakukan aksi penindakan kepada perusahaan yang menjual limbah berbahaya tersebut.

“Kami berharap Pemda Karawang dalam hal ini adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) segera menindak PT. JOBS, karena limbah B3 tersebut akan membahayakan kelangsungan hidup masyarakat dan lingkungan sekitar baik dalam waktu dekat maupun jangka panjang, “tegas Hendi. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Perang Turki VS Amerika di Depan Mata

ANKARA, TINTABIRU.COM, Perang yang terjadi di Syiria tampaknya akan segera bergeser ke bagian utara. Perang …