Setya Novanto Akhirnya Dibawa KPK ke Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Ketua DPR RI, Setya Novanto, akhirnya diangkut paksa KPK  ke rutan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Minggu (19/11/17) malam.

KPK membawa Ketua Umum Partai Golkar ini  pada pukul 23:26 WIB. Saat meninggalkan RSCM Kencana, Setya Novanto tampak menggunakan kursi roda sambil menutupi wajahnya dengan kain warna putih. Dengan mengenakan rompi warna orange pemindahan Setya Novanto  ke rutan KPK mendapat penjagaan ketat dari aparat Kepolisian.

Dengan mengenakan rompi warna orange Setya Novanto dipindahkan dari RSCM Kencana ke rutan KPK

Seperti dilansir detiknews.com, pihak RSCM dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan, Setya Novanto tidak perlu lagi menjalani rawat inap. Karena itu, Novanto sudah bisa diperiksa.

Pada Rabu (15/11/17) malam lalu, tim KPK mendatangi kediaman Novanto di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk menjemput paksa. Namun, keberadaan tim KPK selama berjam-jam itu tak berhasil menemui Novanto. Tim KPK pun pulang tanpa berhasil membawa Ketua DPR RI ini.

KPK kemudian menyatakan masih mencari Setya Novanto. KPK pun menerbitkan surat penangkapan atas Setya Novanto.

“Jadi yang baru diterbitkan surat perintah penangkapan atas SN, “kata jubir KPK, Febri Diansyah, kepada sejumlah wartawan di gedung KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/17) pukul 00:30 WIB.

Keberadaan Novanto pun menjadi misterius. Polda Metro Jaya menyatakan siap membantu KPK untuk mencari Setnov.

Alih – alih ditangkap oleh KPK, kehadiran Novanto di ruang publik justru mengejutkan. Novanto disebut mengalami kecelakaan di kawasan Jl Permata Hijau, Jakarta Selatan dan kemudian dibawa ke RS Medika Permata Hijau.

Hingga Jumat (17/11) dini hari, Novanto diketahui masih dirawat di Lantai 3 RS Medika Permata Hijau akibat kecelakaan tersebut. Tim KPK juga sudah menyambangi rumah sakit tersebut.

Namun KPK menyebut ada pihak yang tidak kooperatif ketika tim penyidik mendatangi RS Medika Permata Hijau. KPK pun berharap manajemen RS tidak mempersulit kinerja penyidik.

Lalu, KPK resmi mengeluarkan surat perintah penahanan untuk Setya Novanto pada Jumat malam (17/11/17). Namun penahanannya dibantarkan ke RSCM, Jakarta Pusat.

“Terkait dengan proses penahanan, KPK melakukan penahanan terhadap SN (Setya Novanto),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/17). (js)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro
Tags:
author

Author: