687 Peserta dari 30 Kafilah Siap Berebut Prestasi pada MTQ ke-37 Tingkat Kabupaten Karawang

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang Minggu (5/11/17) sore menggelar pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke -37 tingkat Kabupaten Karawang tahun 2017.

MTQ ke-37 tahun 2017 digelar di halaman Kecamatan Klari, jalan raya Klari-Kosambi, Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an pada Pembukaan MTQ ke-37 Tingkat Kabupaten Karawang

Dalam sambutannya, Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana menyatakan bahwa, Kabupaten Karawang memiliki banyak Qori-Qoriah handal yang memiliki segudang prestasi mulai dari juara tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional.

“Kami bangga Karawang memiliki banyak Qori-Qoriah yang memiliki prestasi mulai dari  tingkat Provinsi, Nasional maupun Internasional, “katanya.

Dr. Cellica Nurrachadiana juga mengajak masyarakat Karawang untuk lebih menghayati, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain sebagai moment penjaringan bagi Qori-Qoriah  yang memiliki bakat dan prestasi, melalui Mubaqoh Tilawatil Qur’an ini, mari kita hayati, fahami dan amalkan nilai dan ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an, “jelasnya.

Di tempat yang sama, Asisten Daerah bidang Pembangunan, Drs. Akhmad Hidayat menyatakan, dari 12 cabang yang dilombakan, ada 687 peserta yang berasal dari 30 kafilah yang akan berlomba memperebutkan juara yang terdiri dari peserta putera maupun puteri.

“Jumlah peserta pada MTQ ke-37 tahun 2017 ini sekitar 687 peserta. Semua peserta berasal dari 30 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang. Untuk jumlah cabang yang dilombakan hanya 12 cabang saja, “papar Akhmad Hidayat.

Akhmad Hidayat menambahkan, MTQ tingkat Kabupaten Karawang ke-37 tahun 2017 digelar dari tanggal 05 hingga 09 November 2017.

“MTQ digelar selama 5 hari saja, mulai 05 hingga 09 November 2017, “tandasnya.

Sementara, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karawang, H. Sopian MP.dI, menegaskan, Kabupaten Karawang merupakan tempat pertama para ulama Ahlul Qur’an yang ada di Indonesia.

“Orang yang pertama kali menyebarkan agama Islam di Indonesia adalah Syaikh Quro, beliau adalah ulama Ahlul Qur’an yang tinggal di Kabupaten Karawang, “kata Sopian.

H. Sopian menilai, Musabaqoh Tilawatil Qur’an yang digelar merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus menjadikan Kabupaten Karawang sebagai “Kota Santri”.

“Gelaran MTQ ini merupakan wujud nyata Pemerintah Daerah Karawang dalam usaha membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mewujudkan Karawang sebagai “Kota Santri”, “paparnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin