Anggota Polres Karawang Bantah Adanya Pemerasan Terhadap Sejumlah Sopir Angkot Kuning 17

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Salah satu anggota Kepolisian dari Polres Karawang membantah pemberitaan mengenai adanya oknum Polisi yang melakukan pungutan liar kepada sejumlah sopir angkot nomor 17 jurusan By Pass Ahmad Yani-Johar-Klari.

Bantahan itu dikemukakan langsung oleh Ipda Atma Wijaya yang namanya disebut sebagai oknum polisi yang dituding melakukan pungutan liar kepada sejumlah pengemudi angkot nomor 17.

“Tuduhan bahwa saya melakukan pemerasan atau pungutan liar kepada puluhan sopir angkot nomor 17 itu tidak benar, “kata Ipda Atma Wijaya kepada tintabiru.com, Senin (10/10/17) sore.

Dikatakan dia, tudingan yang dilakukan oleh salah satu sopir angkot yang menggunakan nama samaran Alex, bermuatan kepentingan dalam rangka menggulingkan kepengurusan paguyuban sopir angkot nomor 17 yang telah lama berdiri.

“Kalau anda mau bukti, bisa ditanyakan secara langsung kepada semua sopir angkot nomor 17, pasti tidak ada saya meminta uang setiap harinya Rp 3000 kepada mereka, “ujar Atma.

Perwira Polisi yang kini menjabat sebagai Kanit Patroli Sabhara Polres Karawang itu meyakinkan dan menjamin tidak ada pungli bagi semua sopir angkot di Karawang.

“Tidak ada pungli, bukan hanya pada sopir angkot nomor 17, tapi pada semua sopir angkot pada semua jurusan, “kilahnya.

Tak hanya dikatakan Ipda Atma, Misbah (55) salah satu wakil Ketua Paguyuban sopir angkot warna kuning itu juga menuturkan jika narasumber yang menggunakan nama samaran Alex tidak bertanggung jawab. Pasalnya, tutur dia, narasumber atas nama Alex tidak gentle hingga dia harus menyembunyikan nama aslinya.

“Saya sudah mencari semua sopir angkot nomor 17 yang memiliki nama samaran Alex, namun tidak ada yang memiliki nama samaran itu, “kata Misbah.

Misbah menjelaskan, tudingan yang menyatakan jika Ipda Atma melakukan pungli kepada sopir angkot tidak berdasar.

“Saya tahu betul siapa itu pak Atma, tidak mungkin seorang perwira polisi seperti pak Atma melakukan pungli kepada sopir angkot dengan nilai Rp 3000, “jelas Misbah.

Misbah menyakinkan, Ipda Atma justru banyak menolong para sopir angkot yang kesusahan.

“Pak Atma justru banyak menolong para sopir angkot nomor 17. Contohnya kalau ada mobil angkot yang bannya gundul, justru pak Atma secara sukarela membantu menggantikannya dengan ban yang baru, “pungkas Misbah. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Anak Penghulu KUA Banyusari Aniaya Isterinya Hingga Luka Memar, Padahal Sang Isteri Tengah Mengandung

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG – Akibat menjadi korban KDRT, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal …