Begal Motor di Karawang Ditangkap Polisi, Pelakunya Bawa Senjata Tajam Lho!!

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Kepolisian Resort Karawang berhasil mengamankan 6 pelaku pembegalan dan pencurian kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Keenam begal dan pencuri kendaraan bermotor itu masing-masing menjalankan aksinya di dua tempat yang berbeda.

Beberapa barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan para pelaku pembegalan

Dari keenam pelaku, Polisi berhasil mengamankan 3 jenis kendaraan bermotor roda dua dan 2 kendaraan roda empat jenis Pick Up.

“Mereka berhasil kami tangkap di dua tempat yang berbeda. Ada yang kami tangkap di Kecamatan Kotabaru dan ada pula yang ditangkap di Kecamatan Telukjambe Barat, “kata Kapolres Karawang, AKBP. Ade Ary Syam Indradi, kepada sejumlah wartawan, Selasa (20/9/17).

Pelaku tengah memperagakan caranya saat melakukan pencurian kendaraan roda empat

Dikatakan Kapolres, dsua orang pelaku yang berhasil ditangkap di Kecamatan Kotabaru masing-masing berinisial AHJ (18) berprofesi sebagai buruh dan AR (18) yang merupakan seorang pengangguran. Kedua pelaku merupakan warga Sukaseri, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru.

“Para pelaku ini menjalankan aksinya pada Jumat (11/8/17) sekitar pukul 21:00 WIB di jalan raya Simpang Jomin, tepatnya di depan hotel Araruna, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, “jelas Ade Ary Syam Indradi.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP, Polisi kemudian berhasil membekuk dua orang pelaku tersebut pada Jum’at (8/9/17) di wilayah Kecamatan Kotabaru.

Barang Bukti hasil curian kendaraan roda empat yang berhasil diamankan pihak Kepolisian Polres Karawang

Dari tangan kedua pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha jenis Mio warna merah dengan Nopol T 3606 BL berikut STNK nya, dan  sepeda motor jenis Honda Vario warna white silver dengan Nopol T 3345 LS berikut senjata tajam jenis Clurit yang bergagangkan kayu.

“Enam orang lainnya yang merupakan teman kedua pelaku masih berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron. Keenam DPO itu masing-masing bernama Riando, Iman, Keling, Mehong, Jurig dan Opet, “ujar Kapolres.

Dikatakan Kapolres, modus operandi yang dilakukan para begal  tersebut adalah, para pelaku secara bersama-sama memepet dan membacok korban yang menjadi incarannya, selanjutnya para pelaku mengambil dan membawa kabur sepeda motor milik korban.

Kedua begal kendaraan itu akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Selain menangkap pelaku kasus pembegalan kendaraan roda dua di wilayah Kecamatan Kotabaru, Kepolisian Resort Karawang juga berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan roda empat di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat.

“Kami pun berhasil menangkap Wadi (28) warga asal Kampung Ciagem, Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta. Sementara rekannya yang bernama Hendi (30) warga Kalidung, Kecamatan Cibuaya masih dalam pengejaran kami, “jelasnya.

Diketahui, Wadi dan Hendi merupakan pelaku yang berhasil melakukan pencurian terhadap satu unit mobil jenis Pick Up warna hitam dengan Nopol T 8950 DN yang tengah diparkir dihalaman rumah milik korban.

Aksi pencurian ini dilakukan para pelaku pada Jum’at (27/2/17) lalu di Dusun Kalijaya, Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat.

“Modusnya, pelaku mengambil 1 unit mobil milik korban dengan cara merusak kunci pintu mobil menggunakan kunci  T dan selanjutnya merusak kabel kontak menggunakan korek api gas, “terangnya.

Wadi berhasil ditangkap Polisi  pada Jum’at (15/9/17) di wilayah pasar Jati Kecamatan Telukjambe Barat.

Pasca ditangkapnya Wadi, Polisi kemudian berhasil menangkap 3 orang penadah yang  menerima penjualan kendaraan bermotor hasil curian dari tersangka.

Ketiga orang penadah itu masing-masing berinisial Ceming (35) warga asal Desa Karangmulya, Kecamatan  Telukjambe Barat,  Ujang Y (46) warga asal Kampung Waru, Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru dan Muhdi (44) warga asal Kampung Kalijati, Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat.

“Ketiga penadah itu berhasil kami tangkap di Dusun Cipeteuy, Desa Cintalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, berikut barang buktinya berupa 2 unit mobil Pick Up warna hitam dengan Nopol T 8950 DN sementara 1 unit lagi tanpa plat nomor polisi, “tandasnya.

Diketahui, Wadi menjual mobil hasil tindak kejahatannya seharga Rp 7 juta rupiah@ unit kepada para penadah.

Wadi dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun. Sementara tiga orang penadah yang membeli barang hasil curian dari Wadi dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

8 Korban Salah Tangkap Gugat Polres dan Kejari Karawang Rp8 Milyar

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG – 8 orang yang menjadi korban salah tangkap pihak Kepolisian  dan …

One comment

  1. I see your website needs some fresh content.
    Writing manually takes a lot of time, but there is tool for this boring task, search for: Wrastain’s tools for content