MKB: “Pencemaran Sungai di Bendungan Barugbug Adalah Kejahatan Lingkungan Hidup”

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG –  Bendungan Barugbug yang ada di Desa Situdam, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang dibangun sejak tahun tahun 1949 dan digunakan untuk mengairi lahan pesawahan seluas kurang lebih 2926 hektar yang membentang antara Kecamatan Jatisari, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, kini kembali tercemari limbah B3. Pencemaran tersebut sangat dikeluhkan oleh warga khususnya yang berada disekitar bendungan.

Masyarakat Karawang Bersatu (MKB) menilai, bahwa warga yang berada disekitaran Bendungan Barugbug, SS. Sungapan, Sungai Cilamaya, Kabupaten Karawang harus mendapatkan perlindungan dari ancaman limbah B3 industri.

Kondisi air di bendungan Barugbug yang hitam pekat dan berbau menyengat akibat tercemari limbah B3

“Masyarakat yang berada disekitaran Bendungan Barugbug serta masyarakat lain yang berada di sepanjang daerah irigasi SS. Sungapan, Sungai Cilamaya Kabupaten Karawang harus mendapatkan perlindungan dari ancaman nyata limbah B3. Pemerintah Kabupaten Karawang, Subang, Purwakarta dan Pemprov Jabar jangan tutup mata terhadap hal tersebut, “kata Beno, humas Masyarakat Karawang Bersatu (MKB).

Beno mengatakan, ancaman limbah B3 terhadap warga begitu nyata, hal tersebut dapat dilihat dari kualitas baku mutu air yang kondisinya sangat memperihatinkan, air berwarna hitam pekat dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat, hal itu sangat jelas berbahaya terhadap lingkungan hidup dan manusia dan ekosistemnya.

Humas Masyarakat Karawang Bersatu/ MKB (Beno)

MKB mengutuk keras terhadap industri yang membuang limbah B3 ke sungai Cilamaya maupun sungai Ciherang.

“Industri yang telah melakukan dumping limbah B3 ke sungai tanpa izin sehingga menyebabkan sungai tercemar adalah perbuatan melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, hal itu tidak benarkan dan harus ditindak dengan tegas, “ujar Beno.

MKB juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, Subang, Purwakarta dan Pemprov Jabar untuk tidak kembali saling melempar kesalahan, melainkan harus mengusut dan menindak tegas industri yang telah melakukan dumping limbah industri ke media lingkungan hidup tanpa izin sehingga menyebabkan sungai tercemar.

“Harapannya dalam mengatasi permasalahan tercemarnya air di bendungan Barugbug oleh limbah B3 industri, Pemerintah Kabupaten Karawang, Subang, Purwakarta dan Pemprov Jabar untuk tidak saling melempar kesalahan seperti waktu itu, karena tercemarnya air di sungai Cilamaya dan Ciherang oleh limbah B3 industri adalah bukan yang pertama kali, namun rutin terjadi pada saat musim kemarau. Anehnya, para pelaku tidak ditindak dengan tegas, namun hanya dikenakan sanksi administrasi saja, “ungkap Beno dengan nada kesal.

MKB menegaskan, para pelaku yang telah melakukan pencemaran limbah B3 ke sungai Cilamaya dan Ciherang harus mendapatkan sanksi hukum yang adil, setimpal dengan kerugian yang dialami oleh warga. Jika merujuk kepada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 60 jo. Pasal 104 UU PPLH, perbuatan itu tergolong kepada kejahatan tindak pidana lingkungan hidup.

“Perbuatan pencemaran limbah B3 industri yang menjadikan sungai Cilamaya dan Ciherang tercemar adalah kejahatan tindak pidana lingkungan hidup, karena telah melanggar peraturan pengelolaan limbah. Jika kondisi tersebut dibiarkan, maka akan terjadi kerusakan lingkungan yang parah dan berdampak pada kerugian warga. Kerugian yang ditimbulkan diantaranya bidang pertanian, perikanan, peternakan dan kesehatan,”keluh dia.

MKB akan terus menuntut keadilan, karena setiap warga negara memiliki hak kepastian hukum yang sama, yakni hak untuk hidup sehat, hak untuk mendapat perlindungan dari negara. Kami akan menuntut kehadiran negara, masyarakat Karawang sangat dirugikan dengan tercemarnya air di bendungan Barugbug oleh limbah B3. Ironisnya, pencemaran ini terjadi setiap tahun, setiap datang musim kemarau.

“Jelas ini tidak bisa dibiarkan, ini bukan hanya masalah hukum saja, tetapi juga menyangkut kepada masalah kelangsungan hidup manusia. Kami telah memiliki bukti bahwa air di bendungan Barugbug telah tercemari limbah B3 industri, “tutupnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Nasib Gunung Sirnalanggeng Ditentukan Oleh Ujung Pena Penguasa

Penulis: Beno** (Humas Masyarakat Karawang Bersatu) KARAWANG – Gunung Sirnalanggeng yang berada di Kecamatan Tegalwaru, …