Dianiaya Sang Suami, Isteri Muda Anggota BPD di Kecamatan Cikampek Lapor Polisi

Oleh: Dadang Aripudin

KARAWANG – Salah seorang anggota BPD di Kecamatan Cikampek yang juga mantan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Cikampek, SRG alias Babam, dipolisikan istri mudanya, DR (45), karena telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap isteri mudanya itu hingga tubuh dan wajahnya korban mengalami luka lebam.

Salah seorang rekan korban yang identitasnya enggan disebutkan mengatakan, korban DR (45) yang merupakan warga asal Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek itu telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan tersebut ke Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karawang.

“Awalnya pelaku yang merupakan suami korban cemburu buta karena salah satu teman laki-laki korban main ke rumahnya. Pelaku kemudian tidak terima dan langsung ceksok mulut dengan isteri mudanya itu, “kata teman korban kepada tintabiru.com, Jum’at (15/9/17) kemarin.

Menurut dia, SRG alias Babam yang merupakan anggota BPD di Desa Cikampek Selatan sekaligus mantan Ketua PAC PDIP Kecamatan Cikampek itu diduga telah melakukan pemukulan dan menghantam korban dengan menggunakan kursi kayu hingga korban mengalami shock berat.

Bukti Laporan Perkara (LP) dari pihak Kepolisian Polres Karawang

“Kening dan dagu korban mengalami memar akibat dibogem mentah oleh pelaku yang merupakan suaminya sendiri. Punggung korban juga mengalami luka lebam dengan luka membiru karena dihantam menggunakan kursi kayu. Saya kasihan sekali melihat kondisi korban, “ujarnya.

Akibat kejadian itu, korban DR (45) langsung melaporkan kasus penganiayaan terhadap dirinya kepada Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karawang. Kasus yang dilaporkan korban itu telah ditangani oleh Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Karawang dengan nomor Laporan Perkara (LP) STTL/LP/2025/IX/2017/Jabar/RES KRW.

“Peristiwa penganiayaan yang dilakukan SRG alias Babam terhadap DR terjadi sekitar satu sepekan yang lalu, tepatnya pada Jum’at (8 /9/17) sore sekitar pukul 17:00 WIB. Awalnya korban melaporkan kasusnya itu ke Unit PPA, namun karena status korban adalah sebagai isteri muda yang tidak memiliki buku nikah, maka pihak Unit PPA menyarankan agar korban melaporkannya ke Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Karawang dengan kasus dugaan penganiayaan, “ungkapnya.

Korban mendatangi Sat Reskrim Polres Karawang pada Jum’at (8/9/17) lalu, sekitar pukul 21:30WIB. Korban juga telah menyerahkan bukti-bukti penganiayaan yang  telah dilengkapinya dengan visum et revertum kepada penyidik yang menangani kasus tersebut.

Saat pelaku masih menjabat sebagai Ketua PAC PDIP di Kecamatan Cikampek, saat itu korban menjabat sebagai sekretaris PAC PDIP di Kecamatan yang sama. Usai mundur dari jabatannya sebagai Ketua PAC partai berlambang moncong putih, kini pelaku menjabat sebagai anggota BPD di Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek.

Sementara itu, Kepala Desa Cikampek Selatan, Heru Sopandi mengaku baru mengetahui  kasus penganiayaan yang dilakukan anggota BPD Desa Cikampek Selatan terhadap DR yang juga merupakan warganya.

“Saya justru baru mengetahuinya sekarang jika mereka berdua telah menjalin pernikahan secara sirri. Memang saya mengenal secara dekat terhadap keduanya. Saya akan berupaya agar kasus ini bisa ditempuh secara kekeluargaan, “kata Heru. (*)

About admin

Check Also

Mantan Ketua RT di Cikampek Mengaku Dianiaya Oleh Oknum TNI AL

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG – Salah seorang mantan Ketua Rukun Tetangga (RT) di Desa Cikampek …