Ricuh!! Oknum Polisi Halangi LSM Laskar NKRI Geruduk Depot Pengisian Air Minum Galon Palsu

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Disinyalir menggunakan air sumur sebagai bahan baku pengisian galon, sebuah depot pengisian air minum yang ada di wilayah Kecamatan Klari, Senin (11/9/17) siang digeruduk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar NKRI.

Penggerebekan depot air minum isi ulang ini berawal dari laporan salah seorang warga yang mencurigai adanya praktek kotor dalam pengisian air minum kemasan galon dengan menggunakan salah satu merk air kemasan ternama.

Ketua umum LSM Laskar NKRI, Suparno, yang ikut melakukan penggerebekkan menyatakan, dia bersama puluhan anggotanya ingin memastikan tempat pengisian air galon isi ulang yang disinyalir menggunakan air sumur sebagai bahan dasar untuk pengisian galon itu, namun saat akan memasuki depot tersebut pihaknya dihalangi oleh beberapa oknum anggota Kepolisian.

Akibatnya, kericuhan pun tak terelakkan. Polisi mendorong ketua LSM Laskar NKRI dan mengusirnya untuk tidak memasuki depot tersebut. Tindakan oknum Kepolisian itu akhirnya memancing anggota LSM Laskar NKRI lainnya sehingga nyaris terjadi baku hantam.

“Memang penggerebekan depot pengisian air minum ini sempat berlangsung ricuh, karena petugas Kepolisian berusaha menghalangi kami yang ingin mengetahui tempat pengisian galon air isi ulang yang diduga menggunakan air yang diambil dari sumur, “kata Suparno kepada sejumlah wartawan.

Suparno menambahkan, kasus pengisian galon dengan menggunakan air sumur yang kemudian diperjual belikan dengan menggunakan merk ternama tentu akan berdampak bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Karawang yang menjadi konsumen air galon tersebut.

“Kasus ini tidak bolah dibenarkan, ini harus menjadi pembelajaran bagi perusahaan lainnya untuk tidak nakal dalam melakukan praktek penjualan di wilayah Kabupaten Karawang. Apapun bentuk dan merk produk air minum kemasan itu harus didasari dengan legalitas yang benar, “ujar Suparno.

Sementara, pengelola depot pengisian air galon tersebut, Rosma, membenarkan jika perusahaannya menggunakan air sumur yang diambilnya dari dalam tanah sebagai bahan baku pengisian air galon.

“Kalau menggunakan air sumur yang diambil menggunakan mesin penyedot itu memang benar, dan hal ini telah berjalan selama belasan tahun, namun air sumur itu kemudian kami proses melalui tahapan sterilisasi sehingga aman untuk dikonsumsi, mengenai ijinnya memang kami belum memiliki ijin, silahkan bapak tanya saja langsung ke pemiliknya, “ungkap Rosma.

Kendati dalam penjualannya menggunakan ratusan galon yang bermerk aqua, namun Rosma membantah jika pihaknya memalsukan merek tersebut demi memperoleh nilai jual tinggi dari konsumennya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Kesal Anaknya Tak Lolos Masuk SMAN 1 Jatiluhur, Warga Tutup Akses Jalan Menuju Sekolah

PURWAKARTA – PPDB Online di Purwakarta Ricuh. Puluhan Orang Tua Siswa yang berasal dari sejumlah …