Tanpa Alasan Jelas TKW Qatar Asal Purwakarta Ditahan Pulang Oleh Majikan

Oleh: Dadang Aripudin dan Lela

PURWAKARTA – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Purwakarta ditahan pulang oleh majikannya di Qatar tanpa alasan jelas.

Hal itu diungkapkan Aliah (87) ibu dari seorang TKW bernama Een (28) warga asal Kampung Citeko Kaler RT. 007 RW. 003 Desa Citeko Kaler Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta, yang meminta ijin untuk pulang ke tanah air namun ditahan oleh majikannya di negara Qatar.

Akibat hal tersebut, setiap harinya kini Aliah termenung memikirkan nasib puterinya yang sampai saat ini belum diketahui kapan bisa pulang ke tanah kelahirannya di Purwakarta.

“Puteri abdi namina Een (28), tos 3 warsih damel di Qatar minangka Pembantu Rumah Tangga (PRT), nanging dugi ka kiwari teu tiasa mulih ka kampung, saurna mah ayeuna teh dialihkeun minangka petugas kebersihan di Rumah Sakit di ditu, “”kata Aliah dengan bahasa sunda khas Purwakarta.

Aliah (Ibu dari Een, TKW Qatar asal Purwakarta yang ditahan pulang oleh majikan)

Terjemahan dari ungkapan Aliah lebih kurangnya: “Anak perempuan saya bernama Een (28), dia telah bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di negara Qatar selama 3 tahun lamanya. Namun hingga kini puteri saya tidak bisa pulang, lantaran menurutnya saat ini dia dipindahkan kerja sebagai petugas kebersihan (Office Boy) di salah satu Rumah Sakit yang ada di Qatar, “kata Aliah dengan nada terbata-bata.

Menurut Aliah, masa kontrak Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri biasanya hanya 3 tahun, sehingga kata dia, setelah memasuki masa 3 tahun maka harusnya puterinya itu bisa diperbolehkan pulang oleh majikannya.

“Biasana mah mun tos 3 warsih teh tiasa mulih ka kampung, tapi saurna mah gaduh masalah sareng rencang  sa padamelanna nu kawit ti Philipina jeung dununganna ongkoh. (Biasanya kalau sudah memasuki 3 tahun puteri saya diperbolehkan pulang ke kampung halaman. Tapi menurut cerita puteri saya, dia memiliki masalah dengan teman kerjanya yang berasal dari Philipina juga bermasalah dengan majikannya sehingga dipindahkan menjadi office boy di salah satu Rumah Sakit di Negara Qatar-red), “ujar Aliah.

Aliah mengaku mengetahui hal ini beberapa bulan lalu, pasca dirinya berkomunikasi dengan puterinya melalui sambungan celluar.

Dari kejadian ini, Aliah berharap pihak-pihak terkait bisa membantunya untuk dapat memulangkan puterinya.

Dari hasil pengakuan puterinya, kata Aliah, paspor milik Een dengan nomor registrasi: AS 476707 itu hingg kini masih ditahan oleh majikannya.

“Agency di Qatar namanya Muhammad, sementara agency yang di Indonesia namanya Nabila, “jelasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Nabila, salah satu staff agency asal Indonesia belum bisa dimintai keterangannya. Beberapa informasi menyebutkan agency inisering mengirimkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan status illegal. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Turun dari Pesawat, Wanita asal Cianjur Dipaksa Bugil oleh Petugas Bandara

SEORANG wanita muda asal Cianjur mengaku diperlakukan tak wajar oleh petugas bandara saat turun dari pesawat …