Minggu, September 24th, 2017

Soal Pembantaian Muslim Rohingya, Begini Jawaban Aung San Suu Kyi

YANGON – Aung San Suu Kyi akhirnya angkat bicara mengenai pembantaian etnis muslim Rohingya yang terjadi di Rakhine, Myanmar.

Menurut penerima hadiah Nobel 2016 ini, sebelumnya beredar berita hoax terkait masalah ini sehingga etnis muslim di Rohingya dianggap sebagai kelompok teroris.

Pernyataan San Suu Kyi ini disampaikan saat dirinya dihubungi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui sambungan telephone.

Seperti dilansir dari BBC, pada Rabu (6/9/17), yang bersumber dari media lokal setempat, San Suu Kyi mengatakan bahwa saat ini pihaknya mulai mengambil tindakan terkait kerusuhan dan pembantaian minoritas Muslim oleh mayoritas penganut Budha yang terjadi di Rakhine.

“Kami mulai membela semua orang di Rakhine dengan cara terbaik, “kata San Suu Kyi.

Pemimpin de facto Myanmar  ini menyatakan, pemerintahannya sangat mengerti arti dari mencabut perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi.

“Kami memastikan bahwa semua orang di negara kami harus dilindungi semua haknya, tidak hanya membela hak politiknya, akan tetapi  mencakup hak sosial dan kemanusiaan, “imbuh San Suu Kyi.

Aung San Suu Kyi dihujani kritik dan didesak oleh dunia internasional untuk mengambil sikap tegas terkait pembantaian etnis Muslim Rohingya di wilayah Rakhine. Desakan keras dilayangkan kepada San Suu Kyi karena Suu Kyi menerima hadiah nobel perdamaian. Sejumlah pihak bahkan menyerukan agar penghargaan nobel yang diterima San Suu Kyi segera dicabut, karena San Suu Kyi dianggap membiarkan muslim Rohingya dibantai secara tidak manusiawi oleh militer Myanmar. (red)

About admin

Check Also

Unjuk Rasa di Kedubes Myanmar Ricuh

JAKARTA – Aksi solidaritas untuk muslim Rohingya yang digelar di depan Kedutaan Besar Myanmar, Rabu …

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.