2 Kepala Desa di Karawang Bertikai Gara-Gara Status Whatsapp, Deden Darmansyah:”Camatnya Tidak Becus”

Oleh: Dadang Aripudin

KARAWANG – Dua orang Kepala Desa di Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang bersitegang gara-gara saling sindir status Whatsapp. Akibatnya, salah satu diantara keduanya melaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor setempat.

Kejadian berawal, saat Darmas, Kepala Desa Mekar sari, Kecamatan Jatisari, dalam status WA nya menulis bahwa Ketua Ikatan Kepala Desa Kecamatan Jatisari tidak waras.

Darmas (Kepala Desa Mekarsari)

“IKD Jatisari teh waras gak ya?  IKD teh “bloon” tidak Dewasa, tidak berpendidikan, tidak memiliki jiwa kebapaan, saya mah prihatin Jatisari dipimpin ku figur seperti itu, ”tulis Darmas dalam satauts Whatsappnya.

Tak terima dengan sindiran sesama rekan Kepala Desa, Wawan, Kepala Desa Pacing yang  diketahui menjabat sebagai ketua Ikatan Kepala Desa se Kecamatan Jatisari (IKD) tersinggung dan mengancam akan melaporkan Kepala Desa Mekarsari kepada pihak Kepolisian setempat.

Wawan (Kepala Desa Pacing)

“Saya akan laporkan Darmas kepada pihak Kepolisian, karena ini menyangkut kredibilitas saya selaku ketua IKD, “kata Wawan kepada sejumlah wartawan.

Wawan merasa dilecehkan sekaligus terhina atas ungkapan Darmas yang ditulis dalam status  akun Whatsappnya. Hingga berita ini dipublikasikan, kata Wawan, Darmas belum menunjukkan i’tikad baiknya untuk meminta maaf kepada dirinya.

“Sudah saya tunggu hingga hari Rabu (4/8/17) kemarin, namun Kepala Desa Mekarsari tidak memiliki i’tikad baik, maka terpaksa saya telah melaporkannya kepada pihak Kepolisian Sektor Jatisari, “ucap Wawan, saat ditemui media ini pada Rabu (3/8/17) kemarin.

Deden Darmansyah (Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat)

Menanggapi pertikaian dua orang Kepala Desa yang ada di Kecamatan Jatisari, mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Deden Darmansyah,  mengecam sikap Camat Jatisari yang seolah membiarkan kasus pertikaian ini hingga berbuntut pelaporan kepada pihak berwajib.

“Harusnya Camat Jatisari segera melakukan mediasi dengan cara memanggil kedua Kepala Desa tersebut, sehingga kasus ini tidak berbuntut  pelaporan kepada pihak Kepolisian. Kasus pertikaian dua orang Kepala Desa ini merupakan bukti jika  Camat Jatisari sebagai pembina Kades di wilayahnya tidak mampu menyelesaikan persoalan yang  tengah berkembang,”tegas Deden, saat berbincang dengan tintabiru.com, pada Minggu (6/8/17).

Deden menilai, Camat Jatisari yang merupakan perpanjangan tangan Bupati Karawang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik dalam melakukan pembinaan dan pengawasan kepada struktur dibawahnya, meski jabatan Kepala Desa, tandas Deden, dipilih melalui pemungutan suara oleh rakyatnya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Sekolah di Karawang Masih Pungut Bayaran, Deden Darmansyah: “Ini Bertentangan Dengan Program Jokowi”

Oleh: Dadang Aripudin KARAWANG – Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Deden Darmansyah menginginkan terealisasinya …