Sering Resahkan Pedagang Pasar Baru, Polres Kuningan Amankan 5 Orang Bertato

KUNINGAN – Diduga sering meresahkan warga, 5 orang bertato diamankan Satuan Reserse dan Kriminal dan Satsabhara Polres Kuningan Jawa Barat pada Jumat (23/6/17).

5 Orang bertato itu ditangkap petugas Kepolisian di sekitar Pasar Baru, Kuningan, untuk selanjutnya kelima orang bertato tersebut dibawa ke Mapolres Kuningan untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan terhadap 5 orang bertato yang dilakukan pihak Kepolisian Polres Kuningan itu dalam rangka menciptakan suasana yang aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang melakukan transaksi jual beli di pasar baru jelang lebaran 2017.

KBO Reskrim Polres Kuningan, Iptu Ayi Sujana mengatakan, sebelumnya, Mapolres Kuningan banyak menerima aduan dan laporan dari masyarakat mengenai adanya sejumlah orang yang sering membuat keresahan di sekitar pasar baru.

“Operasi ini digelar karena kami menerima banyak laporan dari masyarakat, sehingga kami langsung melakukan penyisiran di tempat tersebut. Hasilnya, kami mengamankan 5 orang yang diduga sering meresahkan pedagang dan pengunjung pasar, ”ujar Ayi.

Melalui penertiban tersebut, Ayi berharap, akan dapat mengurangi angka kriminalitas yang sering meresahkan masyarakat, serta mampu menciptakan suasana yang kondusif jelang hari raya Idul Fitri 1438 H.

“Jika tidak ditemukan tindak pidana, kami akan melakukan pendataan. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tindak kriminal, ”imbuhnya.

Tak hanya itu, upaya menurunkan angka kriminalitas jelang lebaran 2017, juga dilakukan Polsek Luragung. Sejumlah petugas berpakaian preman dan seragam langsung mendatangi beberapa titik keramaian.

Operasi yang digelar pihak Kepolisian sasarannya adalah para petugas parkir dan preman. Petugas langsung melakukan pendataan terhadap para tukang parkir dan beberapa orang yang diduga preman di sekitar parkiran pasar galuh Luragung. Selain untuk memberikan rasa aman bagi para pengunjung pasar, operasi yang digelar juga dalam rangka menciptakan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di sekitar jalur Luragung-Cibingbin atau pemudik yang akan menuju Jawa Tengah.

Kepolisian Polsek Luragung menengarai, saat jelang lebaran, kegiatan parkir liar dan pungutan liar di jalan atau yang lebih dikenal dengan istilah Pak Ogah banyak menjamur.

“Operasi Pekat digelar jajaran Polsek Luragung guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas jelang hari raya Idul Fitri 2017. Selain untuk memberikan rasa aman kepada warga dan pengunjung pasar, operasi yang digelar juga untuk menciptakan kenyamanan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Polsek Luragung, ”tandas AKP Agus Suroso, Kapolsek Luragung. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Tutup 8 Biro, 480 Jurnalis Sindo Terancam PHK

JAKARTA – Sejumlah kantor biro Koran Sindo ditutup. Kantor-kantor yang ditutup itu meliputi Biro Jawa …