Minggu, Oktober 21st, 2018

Heboooh!!! Beredar Video Anggota Brimob Pukul Wartawan

Oleh: Hasan Basri

JAKARTA, TINTABIRU.COM – Kekerasan terhadap journalis kembali terjadi di negeri ini. Salah seorang journalis dari LKBN Antara bernama Ricky Prayoga, mendapat perlakuan kekerasan dari beberapa oknum anggota Brimob saat akan meliput pertandingan bulutangkis di salah satu venue yang ada di Jakarta Convention Centre (JCC) Jakarta pada Minggu sore (18/6/2017).

Kejadian tersebut bermula, saat Yoga sedang antri di salah satu mesin ATM dekat tempat kejadian perkara (TKP).

Adam menuturkan, saat itu dirinya datang ke lokasi venue Jakarta Convention Centre (JCC) sekitar pukul 15:00 WIB. Saat itu sedang berlangsung pertandingan pertama final indonesia terbuka 2017, Namun karena masih bermain, dirinya kemudian menuju ke mesin ATM untuk melakukan transaksi..

“Ketika dalam perjalanan menuju atm, saya berjalan di belakang spg, dan anggota brimob yang awalnya melihat ke spg tersebut, mungkin secara tidak sengaja melihat saya, ketika itu saya beradu pandang dengan salah satu petugas bernama Adam. Saya berusaha memalingkan pandangan tapi ketika saya melihat lagi dia masih melihat ke arah saya dengan mengikuti sampai berjarak beberapa langkah, “kata Yoga.

Yoga menyatakan, saat dirinya dalam posisi baru datang, dia mengira ada yang salah dengan penampilannya, sehingga dia memberanikan diri untuk bertanya kepada anggota brimob tersebut.

“Saya langsung bertanya, ada apa mas? apa ada yang salah dengan penampilan saya? karena saya berpikir mungkin ada kotoran di wajah saya, “ucap Yoga.

Namun, sambung Yoga, bukannya jawaban yang mengenakan yang ia terima, malah yang didapat adalah perlakuan kasar.

“Dia malah tidak bersahabat dengan mengucapkan kata-kata kasar dengan mengucapkan kalimat, “Apa kau, ada undang-undangnya jangan melihat? pukimai kau!! kalau tidak mau dilihat jangan jadi manusia, “ucap Yoga menirukan perkataan adam.

Yoga mengaku tidak mengerti istilah yang dikatakan oknum brimob tersebut.

“Saya tidak tahu artinya kata-kata tersebut apa, namun saya konfirmasi. ketika konfirmasi tersebut, Adam dan tiga orang rekannya berusaha mengamankan saya layaknya seorang maling, namun saya difitting, berusaha dibenturkan ke tripleks dan berusaha dibanting. Saya berusaha melesapkan diri dan menanyakan apa maksudnya ini, “tanya Yoga.

Yoga menambahkan, saat dirinya meminta dilepaskan, salah satu oknum brimob tersebut mengatakan kepada rekannya untuk mengamankan dirinya karena ia dinilai telah membuat onar.

“Amankan saja bikin onar ini orang melawan petugas, tegas Yoga menirukan ucapan oknum brimob tersebut.

Saat Yoga menanyakan kembali dirinya telah melakukan perlawanan seperti apa, oknum brimob atasnama Adam malah balik membentak.

“Adam malah bilang ke saya, “Kau nantang-nantang petugas, kukokang juga kau, dan Adam berusaha mengacungkan senjata laras panjangnya ke arah saya, “tuturnya.

Yoga menceritakan, saat insiden terjadi, ada beberapa awak media yang sempat melihat dan memvideokan kejadian tersebut beberapa diantaranya adalah wartawan kumparan (alan), wartawan suara (adi), metro tv news (krisna), dan dari indosport (zaenal).

“Selepas itu saya berusaha dibawa ke pos polisi, tapi saya menolak. akhirnya karena dekat dengan media centre, saya menuju ke sana masih dengan berusaha dipegang-pegang, .dan di sana saya berusaha didamaikan panitia, namun ketika itu salah satu rekan adam bilang “Sikap lu nantangin bro… ayoo kita selesaikan di luar, lu lepas id lo, dan guwe lepas seragam guwe, “papar Yoga kembali menirukan ucapan anggota brimob tersebut.

Namun, jelas dia, keadaan mulai tenang, setelah ada anggota brimob senior (pak Dwi) datang dan berusaha memediasi, sehingga dirinya dan adam berjabatan tangan.

“Saat saya berjabat tangan, Adam menyalami saya tanpa melihat saya dan rekan-rekannya langsung meninggalkan tempat tanpa satu katapun. terkecuali pak Dwi dan rombongannya, “pungkas Yoga. (*)

Berikut Videonya:

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin