72 Tahun Lahirnya Pancasila, Iwan Phortal:”Semangat Gotong Royong Mulai Pudar”

Oleh: Hasan Basri

KARAWANGGabungan Masyarakat Karawang (GMK) yang terdiri dari beberapa Ormas dan LSM Peduli Pembangunan Moral dan Mental Bangsa, Kamis malam (1/6/17) menggelar peringaratan hari lahirnya Pancasila bertempat di halaman Das Cafe, Belakang Markas Kodim 0604 Karawang.

Ketua Panitia peringatan hari lahir Pancasila ke-72, Iwan Phortal, saat menyampaikan sambutan 

Kendati diselenggarakan secara sederhana, peringatan atas lahirnya dasar Negara Republik Indonesia itu digelar secara khusyu dan khidmat.

“Selain sebagai Dasar Negara, Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum bagi bangsa Indonesia, “kata Eyang Suryo, pemateri sekaligus tokoh spiritual yang hadir pada peringatan tersebut.

Menurut Eyang Suryo, Pancasila hadir di tengah-tengah bangsa Indonesia, setelah sebelumnya Mahapatih Gajahmada telah melakukan sumpah “Palapa” untuk mempersatukan nusantara, yang kemudian disusul pada 28 Oktober 1928, dimana para tokoh pemuda yang berasal dari berbagai daerah bersumpah untuk kesatuan bangsa, bahasa dan tanah air Indonesia.

“Pancasila adalah “Way Of Life” (Pandangan Hidup) bangsa Indonesia, Pancasila adalah jatidiri bangsa yang berdiri diatas Kebhinekaan, seperti yang telah termaktub dalam kitab Negarakertagama yang ditulis Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, yang berbunyi “Tan Hanna Dharma Mangrawa, Artinya, Meski berbeda agama, keyakinan, suku dan bahasa, namun tetap satu kesatuan sebagai bangsa Indonesia, “jelas Eyang Suryo.

Dikatakan dia, puncak lahirnya Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945, saat dimana Founding Father bangsa Indonesia merumuskan lima sila yang menjadi dasar bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana semua sila saling terhubung antara satu dengan yang lainnya.

“Lima dasar dari Pancasila adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan, dimana sila pertama terhubung dengan sila kedua, ketiga ke empat dan kelima, “tandasnya.

Di tempat yang sama, ketua panitia peringatan hari lahirnya Pancasila, Iwan Karsiwan, menyatakan, peringatan akan hari lahirnya Pancasila digelar, karena nilai-nilai sakral dari Pancasila kini telah mulai hilang dan ditinggalkan oleh generasi muda bangsa Indonesia.

“Sebagai anak bangsa kami turut prihatin, karena nilai-nilai Pancasila telah mulai memudar pada jiwa generasi muda sekarang, hal itu terlihat dari mulai lemahnya rasa persatuan dan kesatuan serta mulai ditinggalkannya semangat gotong royong, “ujar pria yang akrab disapa Iwan Phortal tersebut.

Peringatan hari lahirnya Pancasila yang digelar, diisi dengan diskusi dan tanya jawab, pembacaan puisi, iringan lagu daerah yang membangkitkan semangat kecintaan terhadap tanah air, dan diakhiri dengan pemotongan nasi tumpeng. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Deni Dollar Bubarkan LSM Gibas Jaya

Oleh: Hasan Basri KARAWANG – Ketua Umum LSM Garda Inti Barisan Anak Singaperbangsa Jaya (Gibas …