Minggu, Oktober 21st, 2018

Aking Saputra, Si Penghina Nabi dan Ulama Resmi Dipolisikan

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Sejumlah Pimpinan LSM, Ormas, Serikat Buruh dan Paguyuban yang tergabung dalam Forum Masyarakat Karawang (FMK), Senin pagi (22/5/17) mendatangi Mapolres Karawang untuk melaporkan kasus dugaan penistaan agama, penghinaan dunia pendidikan dan pemalsuan identitas kependudukan yang dilakukan Aking Saputra.

Pelaporan atas dugaan tindak pidana yang dilakukan Aking Saputra oleh Forum Masyarakat Karawang digelar pada pukul 09:30 WIB hingga 10:30  WIB. Puluhan LSM dan Ormas yang bergabung diantaranya adalah: Front Pembela Islam DPC Karawang, Ikatan Pondok Pesantren se Kabupaten Karawang, LSM Kompak, LSM Lodaya Jabar Banten, Gibas Cinta Damai, Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia, Pemuda Nusantara (PeNa), Laskar Merah Putih, Angkatan Muda Indonesia Bersatu (AMIB), Paguyuban Sundawani Wirabuana, Paguyuban Pangsi Hideung, dan sejumlah Ormas dan LSM lainnya yang ada di Kabupaten Karawang.

“Hari ini kami telah melaporkan saudara Aking Saputra ke Polres Karawang, dengan dugaan kasus penistaan agama, dan penghinaan terhadap dunia pendidikan, “kata ketua Forum Masyarakat Karawang, Syukur Mulyono, kepada sejulah wartawan.

Dikatakan dia, Forum Masyarakat Karawang (FMK) melakukan pelaporan Aking Saputra kepada pihak Kepolisian, semata-mata untuk menghindari kemungkinan terjadinya sentimen anti agama dan anti etnis tertentu yang bisa menimbulkan kerusuhan dan disentigrasi di Kabupaten Karawang.

“Kami berharap pelaporan ini akan menjadi tali kuat bagi kita mayoritas pemeluk agama Islam untuk tetap menjalin tali silaturahmi dan komunikasi dengan semua agama yang ada, karena pelaporan ini adalah murni pelaporan yang ditujukan kepada pribadi Aking Saputra, “jelasnya.

Mengenai adanya permintaan maaf secara tertulis yang dilayangkan Aking Saputra di sejumlah media massa, Mulyono menyatakan, pihaknya telah menerima permohonan maaf tersebut, namun kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Aking melalui jejaring sosial facebook akan tetap ditindak lanjuti pihak Kepolisian.

“Sebagai agama yang Rahmatan Lil ‘Alamin, Islam mengajarkan kami untuk saling memaafkan, namun karena Indonesia adalah negara hukum, maka kasus ini kami percayakan penanganannya kepada pihak penegak hukum, “tegas Mulyono.

Atas pelaporan yang dilakukan, Mulyono meminta kepada aparat penegak hukum, baik Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan untuk memberikan kepastian hukum dengan seadil-adilnya.

“Kami juga meminta kepada pemerintah agar memberikan kepastian hukum dengan cara mengganjar pelaku dengan seadil-adilnya, dan kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas, “paparnya. (*)

Baca Juga: 

Status FB Aking Hina Dunia Pendidikan, Ketua PGRI Karawang Lapor Polisi

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Warga Sindangbarang Terus Gotong Royong Sukseskan TMMD ke-101 Tahun 2018

Oleh: Hasby Ashshidiki CIANJUR, TINTABIRU.COM – Kodim 0608 Kabupaten Cianjur bersama Polri dan masyarakat terus …