Majelis Hakim Jatuhkan Vonis 2 Tahun Penjara, Ahok: “Saya Banding yang Mulia”

Oleh: Hasan Basri

JAKARTA – Akhirnya terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Thahaja Purnama alias Ahok, divonis 2 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Senin siang (9/8/17).

Majelis Hakim menilai, Ahok, sapaan akrab Gubernur DKI Jakarta, telah terbukti secara meyakinkan telah melakukan penodaan agama, dalam hal ini menghina surah Al Maidah ayat 51.

“Saudara terdakwa Basuki Thahaja Purnama terbukti bersalah secara meyakinkan telah melakukan penodaan agama, dengan ini pengadilan menjatuhkan pidana penjara dua tahun,” kata salah seorang Majelis Hakim saat membacakan vonis pada sidang putusan.

Dwiarso Budi Santiarto, Majelis Hakim yang memimpin jalannya sidang putusan dalam pembacaan vonisnya menyatakan, ada beberapa hal yang memberatkan dan meringankan hukuman terdakwa.

Hal yang memberatkan terdakwa adalah pertama, perasaan tidak bersalah atas apa yang dilakukannya sebagai tuduhan kasus penodaan agama. Kedua, apa yang dilakukan terdakwa sangat mencederai kerukunan beragama bahkan menimbulkan kegaduha.

Beberapa hal yang meringankan terdakwa, Ahok dinilai bersikap kooperatif selama masa proses persidangan, dan sebelumnya tidak pernah dihukum penjara.

Sementara, usai membacakan vonis sidang putusan, Majelis Hakim mempersilahkan Basuki Tjahaja Purnama berunding dengan penasehat hukumnya apakah akan menerima hasil vonis sidang putusan atau akan mengajukan banding.

Setelah berunding bersama tim penasihat hukumnya, Ahok menyatakan untuk mengajukan banding. “Saya mengajukan banding yang mulia,”kata Ahok kepada Majelis Hakim. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Bupati Cellica Sempat Bahas Kasus Aking Saputra, Ada Apa Sih?

Oleh: Hasan Basri KARAWANG – Kasus penistaan agama yang menyeret warga etnis keturunan bernama Aking …