Senin, Oktober 22nd, 2018

Nyaris Bentrok!! Warga Pangkalan Ngotot PT. MPB Harus Ditutup, Pertambangan di Karsel Hanya Untuk Rakyat

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Ratusan warga Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, bersama sejumlah Ormas dan LSM mengepung Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) di lahan pertambangan milik PT. Mas Putih Belitung (PT. MBP), Senin pagi (8/5/17).

 

Dalam aksinya, warga yang didampingi LSM BPPKB, LSM Kompak, Brigez dan XTC ini meminta supaya Majelis Hakim PTUN dan Pemda Karawang menutup pertambangan yang dikelola PT. MBP dan mengijinkan kegiatan Pertambangan Rakyat (Perak) yang dikelola warga Desa setempat.

Suasana sempat memanas saat tiga orang Majelis Hakim dari PTUN akan meninggalkan lokasi pertambangan usai melakukan Pemeriksaan Setempat dalam sidang lanjutan gugatan PT MBP terhadap Pemda Karawang.

Rombongan Majelis Hakim yang dipimpin Dewi Asimah, awalnya menolak permintaan warga untuk berdialog di Kantor Desa setempat, agar Majelis Hakim dari PTUN ini mendengarkan aspirasi mereka.

Akibatnya, aksi saling dorong terjadi antara ratusan warga yang didampingi sejumlah LSM terhadap aparat kepolisian yang secara ketat mengawal ketiga Majelis Hakim dari PTUN.

“Saat Majelis Hakim dari PTUN akan meninggalkan lokasi pertambangan, suasana sempat memanas, karena warga mengira jika kedatangan Hakim PTUN ini akan menutup lokasi pertambangan Rakyat (Perak), padahal Majelis Hakim ini hanya melanjutkan sidang Gugatan PT. MPB terhadap Pemda Karawang, “kata Kepala Desa Tamansari, Udin Syarifuddin.

Dikatakan dia, setelah warga menghalangi akses jalan rombongan Majelis Hakim yang bermaksud pulang hingga terjadi aksi saling dorong dengan pihak Kepolisian, akhirnya Majelis Hakim menuruti permintaan warga untuk berdialog di kantor Desa Tamansari.

Sesampainya di kantor Desa, warga menyampaikan permintaannya agar Pertambangan Rakyat (Perak) yang telah dilakukan secara turun temurun itu tidak ditutup pemerintah.

“Atas nama Pemerintah Desa dan warga Desa Tamansari kami menuntut agar lokasi Pertambangan milik PT. MPB ditutup, dan kami juga meminta pemda Karawang tidak melarang dan tidak memberhentikan aktifitas Pertambangan Rakyat (Perak), “kata udin Syarifudin.

Sementara, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Wawan Setiawan, yang hadir pada saat itu, mempersilahkan warga Desa Tamansari untuk kembali menjalankan aktifitasnya kegiatan Pertambangan Rakyat (Perak). (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Koramil 15 Sindangbarang Kabupaten Cianjur Ajak Ibu Hamil dan Balita Datangi Posyandu

Oleh: Hasby Ashshidiki CIANJUR, TINTABIRU.COM – Salah seorang anggota Koramil 15 Sindangbarang Kabupaten Cianjur, Pelda …