Kepala Sekolah SMAN 2 Telukjambe Timur Disabet Golok Kawanan Perampok, Uang Milik Sekolah Senilai Rp75 Juta Raib

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG РAksi perampokan di siang bolong menimpa Evi Taufik MPd (53), Seorang Kepala Sekolah SMAN 2 Telukjambe Timur Karawang. Uang milik sekolah senilai Rp. 75 Juta yang baru diambilnya dari salah  satu bank, terpaksa raib digondol kawanan perampok, saat dia berada di sebuah tempat photo copy di sekitar jalan Ahmad Yani Karawang.

Menurut Agus (40), salah seorang pekerja di photo copy Boom Centre, Awalnya korban yang diketahui sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Telukjambe Timur ini baru saja turun dari mobil untuk memphoto copy berkas-berkas penting di tempatnya bekerja pada senin siang (17/4/17) sekitar pukul 11:45 WIB.

Saat Kepala Sekolah tersebut baru turun dari mobil di tempat parkir photo copy Boom Centre, Jalan Ahmad yani No 63 Karawang, tiba-tiba datang empat kawanan perampok yang diduga telah mengincarnya sejak dari bank dengan mengendarai dua unit sepeda motor.

“Empat kawanan perampok itu semuanya membawa senjata tajam jenis golok, dua pelaku lainnya mengacungkan golok kepada korban,¬†mengancam sambil menebaskan golok, pada saat bersamaan satu pelaku dari perampok segera merebut tas yang dikenakan korban, beruntung korban selamat dari tebasan golok tersebut, ” terang agus.

Ditambahkan dia, aksi perampokan tersebut berjalan cukup singkat, hanya dalam hitungan menit tas slempang berisi uang 75 juta yang dibawa kepala sekolah langsung berpindah tangan.

” Saya sempat berteriak kalau disini ada perampokan, dan tetangga sebelah juga sempat berhamburan keluar, namun seketika itu juga kawanan perampok langsung melarikan diri ke arah tanjungpura setelah sebelumnya berhasil merebut tas milik korban, ” ujarnya.

Dikatakan dia, setelah tasnya berhasil dirampas pelaku perampokan, korban langsung terjatuh dan mengalami pingsan beberapa saat. ” Setelah mengetahui tasnya berhasil dirampas perampok, korban lalu terjatuh di depan tempat photo copy ini dan pingsan agak lama, ” sambung dia.

Setelah siuman, korban langsung mendatangi Kantor Kepolisian Sektor Karawang Kota untuk melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya. Sesaat kemudian, petugas kepolisian dari Polsek Karawang Kota langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku, Sementara satuan INAFIS (Indonesian Automatic Fingerprint Identification System) dari Polres Karawang langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro
Tags:
author

Author: