Selasa, September 25th, 2018

Rebut Kembali Hak Petani dari PTPL, GMBI Siap “Perang” di Blok Kutatandingan Karawang

Oleh: Bayu Sid

GERAKAN Masyarakat Bawah Indoensia (GMBI) Distrik Kabupaten Karawang menyatakan siap “perang” untuk membantu para petani di Blok Kutatandingan Kampung Kiarahayam Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, mendapatkan kembali haknya yang dirampas PT. Pertiwi Lestari (PTPL).

M Sayegi Dewa, Ketua GMBI Distrik Karawang
M Sayegi Dewa, Ketua GMBI Distrik Karawang

“Demi petani, GMBI siap perang melawan PT Pertiwi Lestari. Hingga hak yang terampas kembali ketangan petani,” tegas Ketua GMBI Distrik Karawang, M Sayegi Dewa, Kamis (2/3/2017) malam.

Dewa mengatakan GMBI juga siap mengawal rencana kepulangan petani ke kampungnya kembali. “GMBI juga siap mengawal petani untuk pulang ke rumahnya dan menjaganya dari ganguan pihak PT. Pertiwi Lestari,” lanjutnya.

Selain itu, GMBI akan menerjukan anggotanya 1000 orang untuk mengawal putusan vonis majelis hakim, yang direlar minggu depan di Pengadilan Negeri (PN) Karawang.

Selama ini, GMBI sendiri intens membantu perjuangan petani secara penuh baik dari sisi litigasi maupun non litigasi.

Pernyataan Ketua GMBI Distrik Karawang ini meluncur setelah dirinya didatangi secara mendadak oleh puluhan petani Blok Kutatandingan ke rumahnya, pada Senin (27/2/2017) malam, di Perumahan Graha Puspa Karangpawitan, Karawang.

Dalam pertemuan itu, para petani yang mayoritas berusia senja menceritakan apa yang dialaminya, mulai dari intimidasi hingga perampasan hak dan tindakan kekerasan yang dilakukan pihak PT. Pertiwi Lestari, berikut aparat kepolisian.

Seorang petani berusia senja dengan berlinang air mata menceritakan anak laki-lakinya yang bernama Oman, yang termasuk dalam sebelas petani korban kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak PTPL sempat mendapatkan intimidasi fisik dari anggota Polres Karawang.

Kata petani tua itu, anaknya yang kini berada di balik tembok pesakitan, tak luput mendapat tidakan yang tidak wajar dari penyidik Polres Karawang.

Intimidasi fisik hingga sundutan api rokok di punggung turut dialami Oman saat tengah menjalani pemeriksaan di Polres Karawang.

Akibatnya kini Oman menderita luka bakar bekas sundutan api rokok. Tak hanya itu, tulang hidungnya harus menderita cacat fisik akibat hantaman benda tumpul jenis kunci kendaraan yang sengaja didaratkan seorang penyidik Polres Karawang yang kebetulan memeriksa Oman pada saat itu. Perlakuan kasar aparat kepolisian terhadap petani itu semata-mata, supaya mereka mengakui perbuatannya.

Dengan beralasakan tikar yang digelar dihalaman depan kediaman ketua Distrik yang beralamat tersebut puluhan petani berdiskusi terkait persoalan yang sedang dihadapinya.

Secara bergantian satu persatu petani yang mayoritas sudah berumur renta dengan nada suara yang terbatah-batah mengadukan keluh kesah atas kekejaman yang dilakukan oleh pihak pt pertiwi lestari pada bebrapa waktu silam mengusir paksa mereka dari penghidupanya dengan tindakan yang sangat tidak manusiawi.

Kuasa Hukum Petani dari LBH GMBI Karawang, Suprayitno SH, menilai, tindakan aparat kepolisian yang dari awal terjadi bentrokan petani dengan pihak pt pertiwi lestari, tidak fair.

Kata dia, aparat kepolisian sudah tidak memposisikan dirinya netral. Padahal, faktanya di lapangan yang terjadi hanya bentrokan bukan pengeroyokkan seperti yang dituduhkan dalam fakta persidangan yang sedang berlangsung.

“Kalau mau fair, di lapangan juga pihak dari kemanan PT Pertiwi Lestari melakukan tindakan kekerasan kepada petani. Namun nyatanya mereka tidak ditangkap,” katanya.

Untuk selanjutnya, tambah dia, GMBI akan melaporkan tidakan PTPL yang sudah merusak rumah- rumah warga dan ladang warga kepada Polda Jabar.

“Selanjutnya kami akan buat laporan ke Polda Jabar terkait pengruskannya. Ini biar fair saja,” katanya. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Belum Lunasi Pembayaran Siswi SMAN I Rengasdengklok Terancam Tak Bisa Ikut UN

Oleh: Darsen Tajudin KARAWANG, TINTABIRU.COM – Seorang siswi kelas XII SMAN 1 Rengasdengklok Kabupaten Karawang …