Sabtu, Agustus 18th, 2018

PDIP Karawang Polisikan Seorang Anggota FPI, “Sebut PDIP adalah PKI di Facebook”

KARAWANG – DPC PDIP Karawang polisikan seorang anggota FPI Karawang, Senin (5/12/2016). Tindakan itu dilakukan lantaran yang bersangkutan telah melakukan penghinaan terhadap partai berlambang Moncong Putih itu melalui media sosial Facebook.

Para pengurus DPC PDIP Karawang beserta anggota Fraksinya di DPRD Karawang saat melakukan pelaporan di Mapolres Karawang
Para pengurus DPC PDIP Karawang beserta anggota Fraksinya di DPRD Karawang saat melakukan pelaporan di Mapolres Karawang

Adalah Achmad, warga Kecamatan Telukjambe Barat, yang disebut merupakan salah satu anggota FPI Karawang yang dipolisikan DPC PDIP Karawang. Pelaporan dilakukan pada Senin (5/12/2016) sekitar jam 11.00 WIB. Saat pelaporan, seluruh pengurus DPC PDIP Karawang serta anggota Fraksinya di DPRD Karawang mendatangi Mapolres Karawang. Rombongan kemudian diterima langsung oleh Wakapolres Karawang, Kompol Irwansyah.

Saat pelaporan disebutkan, tindakan dugaan penghinaan itu dilakukan melalui komentar dalam status di akun Facebook milik Acmad, yang menyatakan kalau PDIP adalah PKI. Status tersebut ditag langsung oleh Ahmad ke akun Facebook milik Sekretaris DPC PDIP Karawang, Ace Sudiar pada Kamis (1/12/2016) sekitar jam 21.48 WIB.

“Statusnya itu dikirim ke akun FB saya pada Kamis (1/12/2016) malam. Tapi saya baru membukanya pada Jumat (2/12/2016) siang. Dia menulis status bernada provokatif dan kebencian. Kemudian bersahut komentar dengan netizen lain dan dia membalas dengan menulis komentar PDI adalah PKI,” ujar Ace, saat jumpa Pers di Kantor DPC PDIP Karawang, Jalan Ranggagede Karawang Barat, Karawang, usai pelaporan.

Atas komentarnya itu, Ace kemudian berkoordinasi dengan seluruh pengurus DPC PDIP Karawang, hingga kemudian mengambil langkah hukum.

“Kenapa ini kami lakukan? Bagi kami, ini sudah merupakan pelanggaran UU ITE, menghasut, melakukan ujaran kebencian (Hate Speech) dan memfitnah lewat sosial media. Kami juga sangat berharap, aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Karawang bisa memprosesnya. Harapan kami, ini bisa menjadi pelajaran supaya hal tersebut tidak terulang pada partai lain. Dan masyarakat juga bisa lebih santun, sekaligus menggunakan sosial media sebagai sarana komunikasi yang baik,” kata Ace.

Di tempat yang sama, Ketua DPC PDIP Karawang, Karda Wiranata mengatakan, pihaknya tidak main-main dengan pelaporan tersebut. Dikatakan dia, PDIP merupakan partai yang sah dan legal menurut hukum dan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Lalu kenapa partai kami disebut PKI? Dasarnya apa? PKI itu kan partai terlarang,” ujar Karda.

Ditegaskan dia, Achmad telah melakukan tindakan provokasi dan hasutan juga menyebarf fitnah lewat sosial media. Tindakan tersebut tentu saja sudah masuk dalam pelanggaran atas UU ITE. “Tindakan kami, membawa kasus ini ke ranah hukum. Inikan negara hukum. Dan masalah nanti dia minta maaf, kami belum berpikir ke arah sana. Yang jelas proses hukum terus berlanjut. Ini juga menyangkut marwah partai,” ucapnya.

Sementara itu, Wakapolres Karawang, Kompol Irwansyah mengatakan, pihaknya akan memproses pelaporan DPC PDIP tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. “Yah, kami sudah menerima kedatangan para pengurus DPC PDIP Karawang. Mereka datang melaporkan atas sebuah kasus dugaan pelanggaran UU ITE yang dilakukan oleh seseorang. Tentunya, ini akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pelaporan DPC PDIP Karawang atas terlapor Achmad, masih diurus oleh tim LBH PDIP Karawang, RL Sipayung, SH. (hsn)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

Jokowi Diprediksi Kalah Telak di Pilpres 2019 Begini Penjelasan Iwan Sumule

Oleh: Hasan Basri JAKARTA, TINTABIRU.COM – Elektabilitas dan popularitas Presiden Joko Widodo terus menurun seiring …