Jumat, Oktober 19th, 2018

Gas Melon “Hilang” di Karawang, Warga harus ke Purwakarta dan Subang Nyari Gas

KARAWANG – Keberadaan gas melon (elpiji 3 kg) di Karawang sudah benar-benar menghilang. Untuk mendapatkan bahan bakar itu, warga terpaksa harus mencari di tempat jauh, hingga ke Purwakarta dan Subang.

“Susah ah. Buah dapat gas elpiji 3 kg kita harus mencarinya hingga ke Subang dan Purwakarta,” ucap Mansur, warga Cinangoh, Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Rabu (2/11/2016).

Dikatakan dia, “menghilangnya” gas elpiji di Kabupaten Karawang sudah terjadi dari beberapa pekan lalu. Tapi yang terparah adalah sejak 5 hari ke belakang.

“Semua tempat penjualan gas elpiji, mulai dari pangkalan hingga warung, mengalami kekosongan. Sementara itiu kan merupakan bahan bakar yang pokok,” lanjutnya.

Sementara itu, pihak berwenang yang mengurusi soal gas elpiji di Pemkab Karawang, enggan menerima wartawan untuk diwawancarai soal ini. Begitupun pihak DPC Hiswana Migas Karawang-Purwakarta, juga terkesan sembunyi dari wartawan.

Sementara itu, Ketua KNPI Karawang, Lukman N Iras, berkomentar, fenomena “menghilangnya” gas elpiji di Karawang, menunjukkan kalau Pemkab Karawang telah gagal membuat masyarakat nyaman.

“Dalam hal ini Desperindag, Hiswana Migas, juga Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Kesra serta DPRD  telah gagal membuat masyarakat nyaman. Mereka terkesan sudah membiarkan gas melon langka, warga harus ngantri kaya di jaman penjajahan,” ucapnya.

Padahal, kata dia, jika benar gas molen mau ditarik, pemerintah bisa melakukan data ulang berapa kebutuhan terlebih dahulu. “Siapkan dulu penggantinya dengan jumlah yang sama, baru perlahan ditarik,” katanya. (lit)

 

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

About admin

Check Also

60 Kali Bobol Rumah, Penjahat Asal Cibungur Karawang Wetan ini Meregang Nyawa Diterjang Timah Panas Polisi

Oleh: Riady Hidayat KARAWANG, TINTABIRU.COM – Seorang penjahat asal Kampung Cibungur Kelurahan Karawang Wetan Kecamatan …